Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks
Home
Governance PDF Print
Written by Muhammad Ichsan   

Governance yang sering dikatakan juga sebagai tatakelola merupakan sebuah kata yang sangat populer dan hampir selalu dijadikan mantra ajaib yang diyakini dapat dengan segera meningkatkan kinerja organisasi. Kinerja organisasi yang buruk sering diasosiasikan dengan tatakelola yang buruk (bad governance) sementara kinerja organisasi yang baik sering diasosiasikan dengan tatakelola yang baik (good governance).

Tetapi pengertian dari tatakelola secara utuh masih kurang dipahami oleh semua orang. Jika ditanya kepada banyak orang apa itu governance (tatakelola) maka kebanyakan akan memberikan jawaban singkat seperti : pemerintahan, kekuasaan, pengelolaan, pengendalian, pengawasan dan lain sebagainya. Jawaban tersebut betul adanya, tetapi ada pengertian yang lebih mendasar dan komprehensif dari sekedar jawaban singkat tersebut walaupun sampai saat ini belum ada satu pengertian yang disepakati bersama sebagai pengertian dari governance yang berlaku umum.

Kaufmann, Kraay dan Mastruzzi (2010 : 3) menjelaskan bahwa konsep governance telah menjadi perbincangan dan bahan diskusi yang sangat luas dikalangan akademisi dan pengambil kebijakan, tetapi sampai saat ini belum ada konsensus yang menghasilkan satu definisi yang diakui oleh semua kalangan. Berbagai penulis dan organisasi telah menyajikan berbagai definisi yang beragam.

Read more...
 
BRAND OF HONESTY PDF Print
Written by Muhammad Ichsan   

Merek (Brand) adalah sesuatu hal yang saat ini sudah merupakan sesuatu hal lumrah, suatu hal yang kita jumpai setiap hari. Tanpa kita sadari, saat ini, kita sebenarnya hidup di dunia yang penuh dengan merek (world of brand), coba saja kita telusuri dari kehidupan kita sendiri. Baju yang kita pakai pasti ada mereknya, celana yang kita pakai, jam tangan, balpoint, pensil, parfum dan lain sebagainya. Bahkan kebutuhan pokokpun sudah memakai merek, ambil contoh gula, garam, beras dan lain-lain, saya yakin pembaca bisa menyebutkan merek-merek yang berhubungan dengan produk tersebut.

Mengapa semua pihak, saat ini, seperti berlomba-lomba memunculkan merek bagi produknya?. Hal ini dikarenakan keyakinan bahwa merek, terutama oleh para ahli dan praktisi marketing,  bisa mematahkan hukum ekonomi. Hukum yang menyatakan bahwa harga (price) suatu produk (barang dan atau jasa) ditentukan oleh adanya permintaan dan penawaran. dengan demikian, dalam hukum ekonomi dinyatakan bahwa semakin besar jumlah permintaan dibandingkan dengan jumlah penawaran suatu produk maka harga produk itu akan semakin tinggi, demikian sebaliknya.

Read more...
 
Leadership dan Management : Dua Sisi Mata Uang PDF Print

Leadership dan management bagaikan dua sisi mata uang dalam hal pengembangan diri dan organisasi, yang harus ditumbuhkan, dibangun dan dijaga serta dipelihara agar keduanya berfungsi dengan baik, berkelanjutan dan seimbang. Ketidakberfungsian salah satu dari kedua hal tersebut akan membawa pada kemandegan bahkan kehancuran. MengapaLeadership dan management bagaikan dua sisi mata uang dalam pengembangan organisasi? hal ini dapat kita pahami ketika kita dapat memahami fungsi dasar yang sangat berbeda dari kedua hal tersebut yaitu:

  • Kepemimpinan (leadership) mempunyai fungsi dasar dalam menentukan arah (setting direction) atau visi (vision) organisasi. Visi yang menggugah dan membangkitkan gairah untuk diikuti oleh semua pihak dalam organisasi. Untuk itu dapat dikatakan bahwa tugas utama pemimpin (leader) adalah menjadi pelopor dalam menentukan arah atau visi organisasi.

  • Management mempunyai fungsi dasar dalam hal mengendalikan (controls) dan mengarahkan (directs) orang atau sumberdaya (resources) yang ada agar tujuan atau visi organisasi dapat dicapai berdasarkan pada prinsip-prinsip atau nilai-nilai yang telah dibangun. Management menghasilkan tindakan-tindakan (action) yang tepat dan cepat untuk meraih visi.

Visi (vision) sebagai hasil kepemimpinan dan aksi (action) sebagai hasil dari management haruslah berjalan dengan baik, berkelanjutan dan seimbang. Visi besar tanpa aksi yang pas hanya akan menjadi mimpi (dreams), tetapi aksi yang besar tanpa visi yang jelas hanya menghasilkan pemborosan (useless). Pada akhirnya kedua-duanya hanya akan berujung pada kesia-siaan. Untuk dapat melihat lebih jelas hal tersebut ada baiknya kita sedikit perdalam berbagai situasi yang mungkin timbul dari dua sisi mata uang tersebut.

Read more...
 
Anggaran Kinerja Meningkatkan Akuntabilitas Organisasi Publik PDF Print
Written by Muhammad Ichsan   

Akuntabilitas organisasi publik, dalam hal ini teruatama adalah pemerintahan, selalu menjadi topik yang hangat dari waktu ke waktu. Dan selalu menjadi bahan diskusi, seminar hingga penelitian yang semakin menarik setiap saat. Hal ini mungkin dapat dibenarkan dikarenakan akuntabilitas merupakan salah satu dari pilar atau prinsip utama dari tata kelola yang baik (good governance) dari organisasi, dimana kualitas dari tata kelola harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dari akuntabilitas pemerintahan / organisasi (sektor) publik, penerapan penyusunan anggaran dengan pendekatan kinerja / anggaran kinerja (performance based budget) menjadi satu pilihan yang dianggap paling baik saat ini. Dengan menggunakan pendekatan kinerja maka setiap nilai anggaran (input) harus dihubungkan dengan hasil yang akan diperoleh baik berupa keluaran (output) maupun hasil (outcomes).

Dalam anggaran kinerja, agar dapat mengukur besaran keluaran dan hasil yang didapatkan maka setiap nilai anggran bukan hanya ditampilkan dalam bentuk line item budget tetapi selain itu harus juga ditampilkan dalam bentuk program budget. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa anggaran kinerja merupakan penghubung dari perencanaan kinerja (performance planning) dengan pelaporan kinerja (performance report). Secara keseluruhan hal tersebut menjadi bagian dari sistem manajemen kinerja (performance management system) organisasi publik, yang di Pemerintahan Indonesia dikenal sebagai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Read more...
 
Basis Akrual Akuntansi Pemerintahan PDF Print
Written by Muhammad Ichsan   

"Basis Akrual Akuntansi Pemerintahan : Pondasi Bagi Penerapan Akuntansi Biaya"

Reformasi pengelolaan keuangan negara masih terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini dimaksudkan agar amanat yang tertuang dalam pasal 3 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang mengharuskan Keuangan Negara dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan, dapat semakin diwujudkan.

Salah satu bentuk usaha berkelanjutan tersebut adalah dengan menetapkan Standar Akuntansi Berbasis Akrual yang ditetapkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sebagai pengganti dari Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Penerapan PP No. 24 Tahun 2005 memang masih bersifat sementara, hal ini sesuai dengan amanat yang tertuang dalam pasal 36 ayat (1) UU No. 17 tahun 2003 yang menyatakan bahwa selama pengakuan dan pengukuran pendapatan dan belanja berbasis akrual belum dilaksanakan maka digunakan pengakuan dan pengukuran berbasis kas. Sementara itu untuk pengakuan dan pengukuran pendapatan dan belanja berbasis akrual menurut pasal 36 ayat (1) UU No. 17 tahun 2003 harus dilaksanakan selambat-lambatnya dalam 5 (lima) tahun.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2

Performance Motivation

Time management

Calendar

Last month June 2013 Next month
S M T W T F S
week 22 1
week 23 2 3 4 5 6 7 8
week 24 9 10 11 12 13 14 15
week 25 16 17 18 19 20 21 22
week 26 23 24 25 26 27 28 29
week 27 30

Archive

Login Form




SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN PEMERINTAH


Reformasi pengelolaan keuangan negara Terus dilakukan pemerintah melalui pembenahan kebijakan dan peraturan perundang-undangan, penyiapan infrastruktur sistem keuangan baik berupa hardware maupun software dan penyiapan sumberdaya manusia termasuk penataan struktur tata organisasi pemerintahan. Dari aspek kebijakan dan peraturan perundang-undangan, reformasi pengelolaan keuangan negara telah melahirkan paket perundang-undangan keuangan negara yang baru, diantaranya adalah : Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksanaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara.

Dalam paket peraturan perundang-undangan keuangan negara dilakukan perubahan fundamental dengan memasukkan kerangka ilmu manajemen kinerja dan ilmu akuntansi keuangan. Dengan perubahan tersebut maka entitas pemerintahan melakukan pengelolaan keuangannya harus berdasarkan pada perencanaan kinerja (performance planning) yang sudah disusun dengan sebaik-baiknya, anggaran kinerja (performance budget) yang merupakan penjabaran dari perencanaan kinerja dan disetiap periode entitas pemerintahan harus menyajikan laporan kinerja (performance report) dan laporan keuangan (financial statement).

Dalam hal laporan keuangan, berdasarkan pada PP 71 tahun 2010 setiap instansi pemerintahan harus menjalankan sistem akuntansi agar dapat menyajikan Laporan Pelaksanaan Anggaran (budgetary reports) yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Laporan Perubahan Sisa Anggaran Lebih (SAL), Laporan Keuangan (financial reports) yang terdiri dari Neraca, Laporan Operasi (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Laporan Arus Kas (LAK) serta Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK).

BALANCED SCORECARD

Balanced Scorecard (BSC) merupakan konsep manajemen strategis yang diperkenalkan oleh Kaplan dan Norton. BSC mencoba merencanakan dan mengukur kinerja organisasi secara seimbang dari berbagai perspektif dengan fokus pada keberhasilan implementasi strategy organisasi.

BSC menyarankan agar perngukuran kinerja minimal dilakukan dalam empat perspektif yaitu perspektif keuangan, pelanggan, internal bisnis proses dan perspektif pembelajaran.

PERFORMANCE BUDGET

Performance Budget

Anggaran Kinerja (performance budget) muncul sebagai jawaban atas kelemahan sistem penganggaran tradisional yang berbentuk line item budget dan bersifat incremantalis. Anggaran kinerja menekankan bahwa besaran anggaran yang disusun harus benar-benar didasarkan pada potensi dan target-target kinerja yang akan dicapai oleh organisasi.

Anggaran kinerja sangat memperhatian time value of money, yang berarti bahwa sumberdaya keuangan harus dikelola secara ekonomis , efisien dan efektive. Dalam anggaran kinerja penetapan target kinerja dari setiap aktivitas pengelolaan sumberdaya keuangan merupakan suatu keharusn, yang setidaknya terdiri dari target kinerja input, output dan outcomes.

SIMSPM

SIMSPM Dashboard

SIMSPM tm adalah Sistem Informasi Manajemen Standar Pelayanan Minimal, yaitu sebuah sistem yang digunakan untuk melakukan pengendalian dan pengukuran kinerja standar pelayanan, di suatu organisasi / suatu unit dalam organisasi, atas pelayanan yang diberikan kepada pengguna layanan (pelanggan).

Dengan SIMSPM tm maka target (standar) kinerja pelayanan yang telah ditetapkan dapat dimonitor pencapaiannnya setiap saat.